Bila anda seorang mahasiswa atau mahasiswi pasti akan menemui masa pembuatan skripsi. Mulai dari cara pembuatan proposal sekripsi, menentukan judul skripsi, metode penelitian yang diambil apakah diskriptif kuantitatif maupun deskriptif kualitatif, cara mencari data dan bahan sekripsi. Belum lagi biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan sekripsi. Kadang ada mahasiswa yang mencari kalan pintas dengan mencari jasa pembuatan sekripsi dengan tarif yang murah sampai mahal. Kita kadang disibukan dengan semua itu bahkan tidak jarang banyakmahasiswa yang molor kuliahnay gara gara skripsi. Berikut ini contoh proposal skripsi yang bisa anda download semoga bermanfaat.
Beasiswa Ke luar negeri untuk lulusan SMA/SMK D3, dan S1
Labels: Education
kabar gembira Bagi anda lulusan SMA/SMK, D3 dan S1 yang ingin mendapatkan Beasiswa ke luar negeri berikut ada informasi penting seputar Beasiswa ke luar negeri:
1. Community College Summit Initiative Program (CCSIP) merupakan program beasiswa yang disediakan khusus untuk lulusan SMA/setara yang sudah bekerja untuk melanjutkan kuliah di tingkat Community College selama 1 sampai 2 tahun di Amerika Serikat (AS).
CCSIP adalah satu dari beberapa program beasiswa yang diberikan oleh Yayasan Pertukaran Amerika-Indonesia atau American-Indonesian Exchange Foundation (AMINEF).
Tujuan program ini untuk meningkatkan kemampuan profesional peraih beasiswa, khususnya yang berasal dari bidang manajemen pariwisata dan perhotelan, profesi kesehatan dan keperawatan, media, teknologi informasi, pertanian, dan teknik.
Persyaratan khusus bagi calon penerima beasiswa ini adalah para lulusan SMA atau setara atau D1/II dengan nilai TOEFL minimum 500.
2. Departemen Pendidikan Nasional bekerjasama dengan PT CIMB Niaga Tbk meluncurkan beasiswa unggulan senilai Rp 2 miliar buat calon mahasiswa baru. Beasiswa untuk sekitar 39 pelajar berprestasi supaya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang S-1 itu diberikan selama empat tahun, meliputi biaya kuliah dan biaya hidup.
Penandatangan kerjasama Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan CIMB Niaga itu dilakukan di Jakarta, Senin (11/5), antara Sekretaris Jenderal Depdiknas Dodi Nandika dan Direktur Complience & CEO Office CIMB Niaga Lydia Wulan Tumbelaka. Turut menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman program beasiswa unggulan adalah Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo dan Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid.
Program beasiswa kerjasama antara CIMB Niaga dan Depdiknas ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi pelajar Indonesia yang berprestasi baik untuk melanjutkan pendidikan S-1 di universitas-universitas terbaik di dalam negeri. Selain itu, untuk mendorong universitas dalam negeri menyelenggarakan program joint atau double degree dalam kerangka menuju world class university.
Depdiknas menanggung biaya pendidikan, sedangkan CIMB Niaga menanggung biaya hidup termasuk pemberian laptop, pengembangan kemampuan, dan biaya skripsi untuk mahasiswa.
Arwin Rasyid mengatakan CIMB Niaga menyediakan dana untuk program tanggung jawab sosial berkisar Rp 10 miliar. Sekitar 50 persen dana tersebut dialokasikan untuk memberikan beasiswa pendidikan. Sejak tahun 2006-2009, CIMB Niaga sudah mengalokasikan dana senilai Rp 13,5 miliar untuk program beasiswa unggulan.
Fasli Jalal, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas, menjelaskan beasiswa ini dialokasikan bagi pelajar yang berprestasi baik di bidang akademik, olahraga, seni, atau bidang lainnya. Depdiknas menjalankan beasiswa unggulan untuk berbagai tingkatan dari S1-S3 di dalam dan di luar negeri sejak tahun 2006. Sampai saat ini sudah ada 7.000 penerima beasiswa.
3. International Education Foundation (IIEF) membuka pendaftaran program beasiswa GE Foundation Scholar-Leaders Program yang hanya akan memilih 15 mahasiswa S1, khusus dari Fakultas MIPA, Ekonomi, atau Teknik.
Selain itu, syarat utama bagi kelima belas mahasiswa terpilih tersebut adalah mahasiswa yang hanya berasal dari perguruan tinggi negeri (PTN) yang sudah ditentukan dan disyaratkan. Pendaftar beasiswa adalah mahasiswa S1 angkatan 2008/2009 dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), serta Universitas Padjadjaran (Unpad).
Syarat berikutnya, mahasiswa tersebut berasal dari salah satu jurusan seperti Fakultas Ekonomi (Akuntansi, Studi Pembangunan, Manajemen), Fakultas MIPA (Fisika, Kimia, Matematika, Ilmu Komputer, serta Ilmu Lingkungan), dan Fakultas Teknik (Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Komputer, Teknik Lingkungan, atau Teknik Mesin).
Selain itu, persaingan meraih beasiswa ini juga diperketat dengan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang minimal harus mencapai 3,0 (skala 4) dan hanya untuk mahasiswa yang mulai duduk di semester tiga sampai delapan.
"Mereka juga harus aktif dalam organisasi kemahasiswaan atau kegiatan sosial lainnya, punya kemampuan Bahasa Inggris yang baik, dan yang utama, mereka berasal dari keluarga tidak mampu dan tidak sedang menerima beasiswa lainnya.
Beasiswa ini akan diberikan selama 6 semester yang mencakup dana SPP, biaya hidup, tunjangan skripsi atau tugas akhir, Leadership Development Seminar, serta Career Seminar.
Dibuka mulai Kamis (1/10), pendaftaran beasiswa GE Foundation Scholar-Leaders Program ini ditutup pada 15 Desember 2009 mendatang. Informasi dan pendaftarannya sudah bisa didapatkan kantor IIEF di Menara Imperium Lantai 28/Suite B, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta 12980, Telepon 021 8317330 atau mengunjungi situsnya di www.iief.or.id/index.php.
Tips sukses Tes TOEFL
Labels: Education
Tes TOEFL saat ini sangat dibutuhkan sebagai parameter dalam penguasaan bahasa inggris. Bahkan Tes TOEFL menjadi syarat untuk mengikuti tes selekasi penerimaan karyawan contohnya lowongan CPNS. berikut ini Tips sukses melewati Tes TOEFL:
Tes TOEFL terdiri dari empat bagian, yakni listening (mendengarkan), structure and written expression (tata bahasa), reading (memahami bacaan), dan writing (esai). Untuk sesi mendengarkan, peserta akan mendapatkan 50 soal dengan lama waktu sekitar 35 menit.
Sementara itu, grammar atau tata bahasa terdiri dari 40 soal. Soal-soal tersebut harus dijawab dalam waktu 25 menit. Adapun untuk mengerjakan 50 soal bacaan, waktu yang disediakan hanya 55 menit. Bahkan, untuk esai, setiap peserta harus membuat karangan sepanjang 300 kata dalam waktu 30 menit.
Pahami perintah soal dengan baik!
Perintah dalam soal-soal TOEFL selalu sama dari tahun ke tahun sehingga semuanya bisa Anda pelajari sebelum menghadapinya. Praktis, dengan melatih kebiasaan memahami perintah soal, Anda tidak akan membuang banyak waktu hanya untuk membaca kalimat perintah soal-soal tersebut.
Percakapan hanya sekali, sesudah itu pergi!
Karena hanya sekali diputar, Anda harus berkonsentrasi penuh mendengarkan percakapan. Ingat, konsentrasilah pada soal yang mengalir lewat telinga Anda. Sedikit saja perhatian ke tempat lain, niscaya buyar konsentrasi Anda.
Pilihlah yang mudah
Tingkat kesulitan soal-soal TOEFL biasanya dibuat bertingkat, dari yang termudah hingga paling sulit. Untuk itu, jangan buang waktu untuk soal-soal yang sulit. Mengerjakan lebih dulu soal yang mudah akan lebih efektif dan efisien karena dengan begitulah Anda bisa mengatur ritme konsentrasi dalam menggarap soal dan menghemat waktu Anda.
Duduk dan dengarkan!
Salah satu kiat khusus ini berguna untuk mengerjakan soal listening dan grammar. Langkahnya, jangan duduk di dekat radio, tetapi ambillah posisi di dekat pengeras suara. Namun, usahakan tidak duduk tepat di depannya langsung sebab crowd yang keluar dari pengeras suara bisa membuat saru percakapan.
Fokus
Jangan terlena aliran dengan percakapan. Langsung saja. Begitu mendengar percakapan, fokuskan konsentrasi pendengaran pada pembicara kedua. Biasanya, jawaban ada pada subyek/pembicara kedua. Perhatikan pula struktur kalimat dan ekspresi dari si pembicara, baik itu ekspresi setuju, terkejut, tidak pasti, memberi saran, dan lainnya. Itu juga bisa membantu Anda menentukan jawaban.
Pahami situasi percakapan
Pada bagian percakapan kerap, fokus pendengaran Anda sebaiknya pada kalimat pertama. Di situlah ide dari percakapan tersebut kerap muncul. Dari situ, Anda harus membuat satu kesimpulan tentang situasi dan kondisi ihwal terjadinya percakapan tersebut, baik itu kapan, di mana, maupun siapa yang bercakap-cakap.
Jangan SKS
Ujian TOEFL tak bisa dilakukan hanya dengan belajar satu malam atau sistem SKS (sistem kebut semalam). Mutlak, persiapan harus dilakukan jauh-jauh hari. Beberapa buku panduan yang cukup populer dipakai untuk belajar menyiapkan diri menghadapi ujian TOEFL antara lain adalah Barron: How to Prepare for TOEFL atau Cliffs: TOEFL Preparation Guide. Selebihnya, masih banyak buku panduan lain yang mungkin lebih cocok untuk Anda manfaatkan dalam menaklukkan ujian TOEFL yang akan Anda hadapi.



